Pengaruh Kepadatan Kandang Terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Mortalitas Ayam Broiler Fase Starter

Supplementary Files

Article
Similarity

Keywords

Ayam Broiler, Kepadatan Kandang, Pertambahan Bobot Badan, Mortalitas

How to Cite

Aziz, S., Cita Kurnia Nastiti Soemarsono, Q., & Wahyuni, W. (2020). Pengaruh Kepadatan Kandang Terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Mortalitas Ayam Broiler Fase Starter. International Journal of Animal Science, 3(02), 31 - 35. https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i02.13

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Mei 2019, di Dusun Peresan, Desa Garung, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kepadatan kandang terhadap pertambahan bobot badan dan mortalitas ayam broiler fase starter. Hasil studi ini diharapkan dapat memberi informasi kepada peternak ayam broiler mengenai kepadatan kandang yang ideal untuk mencapai tingkat pertambahan bobot badan dan mortalitas pada fase starter yang maksimal. Materi penelitian menggunakan DOC Strain Malindo super sejumlah 200 ekor dengan bobot awal 40 g/ekor. Kandang yang dipergunakan ialah kandang litter sejumlah 8 petak, setiap petaknya berukuran 100x100cm2, dan setiap perlakuan kandang dilebarkan 100 cm2 seminggu sekali. Alat-alat yang dipergunakan meliputi 8 buah tempat minum, 8 buah tempat makan, 1 kompor pemanas, 4 buah lampu, timbangan digital dengan kapasitas 5kg, serta alat tulis. Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan dan 2 ulangan digunakan dalam penelitian ini. Adapun 4 perlakuan tersebut terdiri atas P1: 10 ekor/1m2, P2: 20 ekor/1m2, P3: 30 ekor/1m2, P4: 40 ekor/1m2, Selama satu minggu setiap minggunya kandang dilebarkan 1m2 selama 3 minggu. Variabel pengamatan ialah Pertambahan Bobot Badan dan Mortalitas Ayam broiler fase starter. Data dianalisis dengan metode statistik Rancangan Acak Lengkap. Penimbangan bobot badan dilaksanakan tiap satu minggu sekali. Hasil sidik ragam memperlihatkan bahwa pengaruh kepadatan kandang terhadap pertambahan bobot badan dan mortalitas tidak berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap rataan pertambahan bobot badan dan mortalitas pada Ayam Broiler Fase Starter.

https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i02.13

References

Anonimous. 1998. Buku Pintar Peternakan. Dinas Peternakan Provinsi Riau. Pekanbaru.

Bell, DD, Weaver WD. 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production.5Th edition. New York: Springer Science+Business. Inc. Spiring Street. http://www.Google.co.id. Diakses tanggal 20 Oktober 2010.

Martono, P. 1996. Membuat Kandang Ayam. Penebar Swadaya. Jakarta.

Murtidjo, B.A. (1992). Pedoman Beternak Ayam Broiler. Yogyakarta: Kanisius.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2020 Array