Pengaruh Pemberian Pakan Fermentasi Batang Pisang Dan Dedak Padi Terhadap Pertambahan Bobot Badan Cacing Tanah (Eudrilus eugeniae)

Supplementary Files

ARTICLE
SIMILARITY

Keywords

Fermentasi Batang Pisang
Cacing Tanah

How to Cite

Mahfuddin, M., Badriyah, N., & Wahyuni, W. (2021). Pengaruh Pemberian Pakan Fermentasi Batang Pisang Dan Dedak Padi Terhadap Pertambahan Bobot Badan Cacing Tanah (Eudrilus eugeniae). International Journal of Animal Science, 4(02), 65 - 69. https://doi.org/10.30736/ijasc.v4i02.62

Abstract

Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui dampak pemberian pakan fermentasi batang pisang serta dedak padi terhadap pertambahan bobot badan cacing tanah (Eudrilus Eugeniae). Menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan, 3 ulangan serta setiap ulangan menggunakan 100 gram cacing dengan berdua jenis kelamin betina dan jantan (invertebrate). Perlakuan P0 = Pakan berbahan 100% batang pisang tanpa fermentasi + 100% dedak padi tanpa fermentasi P1 = Pakan berbahan 100% batang pisang fermentasi + 0% dedak padi fermentasi P2 = Pakan berbahan 50% batang pisang fermentasi + 50% dedak padi fermentasi P3 = Pakan berbahan 0% batang pisang fermentasi + 100% dedak padi fermentasi. Parameter yang diukur pada penelitian ini ialah pertambahan bobot badan cacing (Eudrilus Euegeniae). Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan pertambahan bobot badan cacing selama penelitian pada perlakuan P0 (145,33), P1 (73,33) P2 (121,33), P3 (169,33). Dapat disimpulkan bahwa Pemberian pakan fermentasi batang pisang dan dedak terhadap  pertambahan bobot badan cacing tanah (Eudrilus eugeniae), secara statistik sangat berpengaruh nyata (P<0.05).

https://doi.org/10.30736/ijasc.v4i02.62

References

References

Amanda Ika Khoirunniswati.(2019). Pemanfaatan Pakan Fermentasi Dedak Padi Dengan Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Cacing Tanah Sebagai Sumber Belajar Biologi. No.18. Januari 2019. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhamaddiyah Malang.

Bambang Setiawan, (2017). Kandungan Protein Kasar dan Serat KasarDedak Padi Yang Difermentai Dengan Mikroganisme Lokal. Fakultas Peternakan Universitas Hassanuddin Makassar.

F.X. Sulistiyanto Wibowo), Erna Prasetyaningrum), (2011). Pemanfaatan Ekstrak Batang Tanaman Pisang (Musa paradisiacal) Sebagai Obat Antiacne dalam Sediaan Gel Antiacne. Vol. 1 No 1. 39.

M.Hadipernata, W.Supartono,M.A.F. Falah.2012. Proses Stabilisasi Dedak Padi (Oryza sativa L) Menggunakan Radiasi Far Infrared (FIR) Sebagai Bahan Baku Minyak Pangan. Vol.1 No 4.103.

Najmah Ali, Agustina, Dahniar, (2019). Pemberian Dedak Yang Difermentasi Dengan Em4 Sebagai Pakan Ayam Broiler. Vol.4 No 1.2.

Nurita Thiasari dan Ahmad Iskandar Setiyawan, (2006). Complete feed batang pisang terfermentasi dengan level protein berbeda terhadap kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan TDN secara in vitr. No. 26. 67-72.

Untung Surya Dharma, Nurlaila Rajabiah, Chika Setyadi, (2017). Pemanfaatan Limbah Blotong dan bagase Menjadi Biobriket dengan Perekat Berbahan Baku Tetes Tebu dan Setilage. Vol.6 No.1.93.

Somad Qoiyum, Ratna Kumala Dewi , Dyanovita Al – Kurnia, (2019). Fakultas Fisik dan Palatabilitas Silase Batang Pisang (Musa Paradislaca) Sebagai Pakan Ternak Domba Ekor Gemuk. Vol.10 No.1. 21.

Ratna Mariyana, Mu'arif, dan Chumaidi, (2017). Pertumbuhan Populasi Cacing Tanah (Phertima sp.) sebagai Sumber Protein Pakan Ikan dalam Media Kotoran Kambing dengan Tiga Pakan Tambahan. Vol. 3 No.1.10.

Anomimus.,1992 Tehnologi Tepat Guna, Budidaya Cacing Tanah http://www.iptek.net.id/ind/warintek/?mnu=6&ttg=4&doc=4ab di akses tanggal 16 mei 2020.

Paraksi, Aminuddin., 1999 Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak UI-Press. Jakarta.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2021 Array