Perbandingan Karakteristik Morfologi Kambing Boerka F1 Dengan Kambing Kacang Di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan

Supplementary Files

Article
Similarity

How to Cite

Sholikha, R., Dewi, R. K., & Wardoyo, W. (2020). Perbandingan Karakteristik Morfologi Kambing Boerka F1 Dengan Kambing Kacang Di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan. International Journal of Animal Science, 3(01), 13 - 17. https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i01.8

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik morfologi Kambing Boerka F1 dengan Kambing Kacang. Penelitian menggunakan materi berupa 9 ekor Kambing Boerka F1 dan 6 ekor Kambing Kacang umur 1-2 tahun dengan jenis kelamin jantan serta betina. Penelitian menggunakan metode survey yang menggunakan Uji t (t-test Independent sample) yang dilakukan antara Kambing Boerka F1 dengan Kambing Kacang jenis kelamin jantan dan Kambing Boerka F1 dengan Kambing Kacang jenis kelamin betina. Cara pengambilan data adalah mengamati morfologi Kambing Boerka F1 dengan Kambing Kacang yakni dengan cara melakukan pengukuran pada panjang tubuh, tinggi pinggul, tinggi pundak, lingkar dada, dan bobot tubuh. Hasil dari penelitian dianalisis dengan analisis statistik Uji t (t-test Independent sample). Penelitian menunjukkan hasil bahwa T Hitung > T Tabel, H0 ditolak H1 diterima artinya morfologi Kambing Boerka F1 berbeda nyata (P<0,05) dengan Kambing Kacang yang terdapat di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan.

https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i01.8

References

Anonymous. 2017. Buku Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2017. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta. dalam http://ditjenpkh.pertanian.go.id.

Bambang S.Y. 2005. Sapi Potong. Penebar Swadaya. Jakarta

Devendra, C. & M. Burns. 1994. Prodiksi Kambing di Daerah Tropis. Terjemahan IDK Harya Putra. Penerbit Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Dewi, Ratna Kumala dan Wardoyo. 2018. Keunggulan Relatif Kambing Persilangan Boer Dan Kacang. Jurnal Ternak, Vol.09 (01) Juni 2018 : ISSN 2086 – 5201. Hal. 13-17

Diwyanto, K. 1994. Pengamatan Ukuran Permukaan tubuh Domba dan kambing di Indonesia. Puslitbang Peternakan, Bogor. 146 hlm.

Kay M. and R.Hausseman. 1997. The Influence of Sex on Meat Production. In Meat. Edited by Cook DJ, Lawrrie RA. London. Butterworth

Khan, H., M. Fidia, A. Riza, N.R. Gul, and M. Zubair. 2006. Relationship of Body Weight with Linear Body Weight Measurements in Goats. Journal Argic. Biology Science. 1(3) : 51 – 53

Mahmilia, F dan A. Tarigan. 2004. Karakteristik Morfologi dan Performans Kambing Kacang, kambing Boer dan Persilangannya. Pros Lokakarya Nasional Kambing Potong. Bogor, 2004. Puslitbang Peternakan. hlm. 209 – 212.

Mahmilia, F. 2007. Penampilan reproduksi kambing induk: Boer dan Kacang yang disilangkan dengan pejantan Boer. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2007: 485—490

Mahmilia, Fera dan M. Doloksaribu. 2010. Keunggulan Relatif Anak Hasil Persilangan antara Kambing Boer dengan Kacang pada Periode Prasapih. JITV Vol. 15 No. 2 Th. 2010: 124-130.

Parakassi, A. 1999. Ilmu Makanan dan Ternak Ruminansia. UI Press, Jakarta. Hal 371-374.

Setiadi, B., D. Priyanto dan M. Martawijaya. 1997. Komparatif Morfologik Kambing. Laporan Hasil Penelitian APBN 1996/1997. Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor.

Soeroso,2004.Performance Kambing Berdasarkan Sifat Kuantitatif dan Kualitatif. Universitas Diponegoro. SemarangSoeroso,2004. Performance Kambing Berdasarkan Sifat Kuantitatif dan Kualitatif. Universitas Diponegoro. Semarang

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Tarsito. Bandung.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2020 Array