Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorrzharoxb) Untuk Penambahan Bobot Badan Ayam Kampung Usia 3 Bulan Sampai 4 Bulan

Supplementary Files

ARTICLE
SIMILARITY

Keywords

Temulawak (Curcuma xanthorrzharoxb), Bobot Badan, Ayam Kampung

How to Cite

Prastowo, B. F., Dewi, R. K., & Qomarudin, M. . (2020). Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorrzharoxb) Untuk Penambahan Bobot Badan Ayam Kampung Usia 3 Bulan Sampai 4 Bulan. International Journal of Animal Science, 3(03), 72 - 75. https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i03.20

Abstract

Pengumpulan data penelitian dilaksanakan mulai 1 Mei sampai 28 Mei 2018 di Kandang Bapak Abim Desa Ploso Buden, Ploso, Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian temulawak pada air minum terhadap nafsu makan ayam kampung untuk meningkatkan bobot badan. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi tentang penggunaan temulawak pada level berapa sehingga menambah nafsu makan yang berguna untuk meningkatkan bobot badan ayam kampung. Materi penelitian adalah ayam kampung yang berada di kandang Bapak Abim, di Desa Ploso Buden, Ploso, Lamongan sebanyak 36 ekor ayam kampung yang berumur 3 bulan. Metode penelitian ialah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan tersebut adalah dengan pemberian temulawak 0.1%, 0.15%, 2.0% dari air minum. Variabel yang diamati selama penelitian ini adalah penambahan bobot badan ayam kampung dengan varians dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bobot ayam kampung berbeda nyata pada taraf 5% (P<0,05) dan berbeda sangat nyata pada signifikan 1% (P>0,01). Sedangkan pada konsumsi pakan, tidak berbeda nyata pada taraf signifikan 5% yang mana F hitung 0,871 lebih kecil dari F tabel 1% (4,07).

https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i03.20

References

Balitro. 2008. Budidaya tanaman temulawak.http://www.balitro.go.id/incles/temulawak.Pdf (diakses pada Tanggal: 3 Mei 2018).

Kartasudjana dan Suprijatna. 2006. Manajemen Ternak Unggas Penebar Swadaya. Jakarta.

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Gizi dan Makanan Ternak Monogastrik. Angkasa. Bandung.

Piliang W.G. 2000. Fisiologi Nutrisi. Volume 1. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rahayu, B.W. L., dan Widodo, A.E.P. 2010. Penampilan Pertumbuhan Ayam Persilangan Ayam Kampung dan Bangkok. Jurnal Ilmu Peternakan. 5(2) : 77-81.

Said Ahmad. (2006). Khasiat dan Manfaat Temulawak. Jakarta: Sinar Wadja Lestari.

Sayuti, R. 2002. Prospek Pengembangan Agribisnis Ayam Buras Sebagai Usaha Ekonomi Di Pedesaan.http://72.14.235.104/search?q=cache:sb3dAb-mFxwj:pse.litbang. Deptan.go.id/publikasi/FAE 20 1 2002. (diakses tanggal 10 februari 2018).

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2021 Array