Pengaruh Pemberian Gula Merah Aren dalam Air Minum Terhadap Konsumsi Pakan dan Pertambahan Bobot Badan Itik Peking

Supplementary Files

Article
Similarity

Keywords

Gula Aren, Bebek Peking, Konsumsi Pakan, Berat Badan Meningkat

How to Cite

Rahmat Wijaya, B. ., Dahlan, M., & Al - Kurnia, D. (2020). Pengaruh Pemberian Gula Merah Aren dalam Air Minum Terhadap Konsumsi Pakan dan Pertambahan Bobot Badan Itik Peking. International Journal of Animal Science, 3(01), 6 - 12. https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i01.7

Abstract

Itik peking berasal dari China, popularitas itik ini sangat terkenal dengan pertambahan bobotnya yang sangat baik dan dikenal sebagai penghasil daging di seluruh Asia. Itik peking ialah salah satu tipe itik yang dikembangbiakkan untuk diambil dagingnya, karena pertambahan bobot badannya lebih cepat dibanding jenis itik lainnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat adakah pengaruh penambahan gula aren yang diberikan air minum terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan itik peking umur 15-35 tahun. Penelitian ini dilakukan di UPT Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan pada tanggal 6 April - 26 April 2019. Bahan yang digunakan adalah 60 ekor itik peking yang dipelihara sepanjang 20 hari. Riset ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan serta 3 ulangan (setiap ulangan terdiri atas 5 ekor itik). Perlakuan gula aren dalam air minum terdiri dari P0 (ransum basal + Air minum dengan gula aren 0%), P1 (ransum basal + air minum dengan pemberian gula aren 10%), P2 (ransum basal + air minum dengan gula merah). Aren 15%), P3 (Ransum basal + Air minum dengan gula aren 20. Variabel yang menjadi pengamatan ialah konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan itik peking. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian gula merah pada air minum tidak berpengaruh signifikan (P> 0.05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan itik peking. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian gula merah dalam air minum tidak dapat meningkatkan konsumsi dan pertambahan bobot badan itik peking.

https://doi.org/10.30736/ijasc.v3i01.7

References

Arianti dan Arsyadi Ali. 2009. Performans Itik Pedaging (Lokal X Peking) Pada Fase Starter Yang Diberi Pakan Dengan PersentasePenambahan Jumlah Air Yang Berbeda. Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

Arifani, Silvi. 2012. Performa Bobot Badan Starter Dan Grower Hasil Silang Balik (Backcross) Antara Itik Pekin Alabio (Pa) Dan Alabio Pekin (Ap) Dengan Tetuanya. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Aryanti, Fera, Muhammad Bayu Aji, Nugroho Budiono. 2013. Pengaruh Pemberian Air Gula Merah Terhadap Performans Ayam Kampung Pedaging. Bogor: Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor.

Bomy, Syahrio T, Siswanto. 2015. Pengaruh Pemberian Kunyit Dan Temulawak Melalui Air Minum Terhadap Respon Fisiologis Broiler. Lampung: Universitas Lampung.

Cira Marlinah. 2013. Pendugaan Umur Itik Alabio Dan Cihateup Berdasarkan Tempat Tumbuh Bulu Tetap Pada Bagian-bagian Tubuh. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Direktorat Jenderal Peternakan. 2017. Statistik Peternakan Dan Kesehatan Hewan. (Livestock and Animal Health Statistics). Kementrian Pertanian RI. Jakarta.

Eka, Dwi Pujilestari. 2016. Efek Pemberian Bakteri Asam Laktat Dalam Air Minum Terhadap Bobot Organ Pencernaan Itik Peking. Jambi: Universitas Jambi.

Eko, Widodo. 2018. Ilmu Nutrisi Unggas. Malang. Universitas Brawijaya Malang.

Fahrudin, Adirangga, Wiwin Tanwiriah, dan Heni Indrijani. 2016. Konsumsi Ransum, Pertambahan Bobot Badan Dan Konversi Ransum Ayam Lokal di Jimmy’s Farm Cipanas Kabupaten Cianjur. Padjadjaran: Universitas Padjadjaran.

Handayani, Irma A.G. 2014. Efisiensi Ekonomi Frekuensi Pemberian Pakan Pada Pemeliharaan Ayam Broiler. Makasar: Universitas Hasanuddin Makasar.

Hertanto, A, Wardoyo dan Fatikhul Mufid. 2013. Hubungan Berat Badan Tetas Dod Dengan Persentase Kematian Umur 0-7 Hari (Studi Kasus Di Kelompok Ternak “Sumber Rejeki” Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan). Lamongan: Universitas Islam Lamongan.

Hesty Heryani. 2016. Keutamaan Gula Aren & Strategi Pengembangan Produk. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.

Istajab, Bambang K. 1981. Pengaruh Pemberian Air Gula Merah Terhadap Performa Ayam Pedaging. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ketut Sukiyono. Nusril. Bambang Sumantri. Evanila Silvia. 2 012. Analisa Efesiensi, Titik Impas Dan Resiko Usaha Kecil Gula Aren Di Kabupaten Rejang Lebong. Bengkulu. Universitas Bengkulu.

Luky W. S. dan Khairani. 2018. Potensi Suplementasi Nira Aren (Arenga pinnata Merr) Terhadap Performa Ayam Broiler.Tapanuli: Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan.

Miarsono Sigit. Jaenal Aripin. 2018. Pengaruh Pemberian Bio Fertilizer Terhadap Presentase Karkas Itik Pedaging Umur 15 Hari Sampai 42 Hari. Kediri. Universitas Islam Kadiri.

Murtidjo, B. A. 1992. Pedoman Beternak Ayam Broiler. Yogyakarta: Kanisius.

Philips, Darwin. 2013. Menikmati Gula Tanpa Rasa Takut. Perpustakaan Nasional: Sinar Ilmu.

Poluan, Wenny R., Petrus R.R.I M., Jantje F. Paath, Vonny R.W. Rawung. 2017. Pertambahan Berat Badan, Jumlah Konsumsi Dan Efisiensi Penggunaan Pakan Babi Fase Grower Sampai Finisher Yang DiberiGula Aren (Arenga Pinnata Merr) Dalam Air Minum. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Poultry Indonesia. 2018. Peran Penting Air Minum Dalam Peternakan Unggas.https://www.poultryindonesia.com/peran-penting-air-minum-bagi-peternakan-unggas/.

Pramatika Bida. 2017. Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Buah Naga (Hylocereus undatus) Sebagai Feed Additive Dalam Pakan Terhadap Produktifitas Ayam Broiler.Lamongan: Universitas Islam Lamongan.

Purba M, Haryati T, Sinurat AP. 2015. Performa Itik Pedaging EPMp dengan Pemberian Pakan yang Mengandung Berbagai Level Lisin Selama Periode Starter. Bogor: Balai Penelitian Ternak.

Purbowati Endang. 2009. Panduan Lengkap Sapi Potong. Semarang: Penebar Swadaya

Pratitis, W. S. S., Sudibyo dan Eko Hari Susilo. 2017. Performa Itik Lokal Jantan (Anas Plathyrynchos) Yang Diberi Pakan Suplemen. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Rengga Murvie Herdiana, Yugi Marshal, Ratih Dewanti, dan Sediyono. 2014. Pengaruh Penggunaan Ampas Kecap Dalam Pakan Terhadap Pertambahan Bobot Badan Harian, Konversi Pakan,Rasio Efesiensi Protein, Dan Produksi Karkas Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Rusdiansyah, Muh. 2014. Pemberian Level Energi Dan Protein Berbeda Terhadap Konsumsi Ransum Dan Air Serta Konversi Ransum Ayam Buras Fase Layer. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Sukirmansyah, Muhammad Daud dan HerawatiLatif. 2016. Evaluasi Produksi dan Persentase Karkas Itik Peking dengan Pemberian Pakan Fermentasi Probiotik. Kuala: Universitas Syiah.

Suryana, A. Darmawan, H. Kurniawan, Sholih, N.H, dan Suprijono. 2014. Respon Kinerja Pertumbuhan Itik Pedaging Terhadap Level Protein Pakan Berbeda. Banjarbaru: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).

Tri Ramdhany. 2018. Rekayasa Ulang Proses Bisnis Penurunan Tingkat Kematian DOD Dipengaruhi Oleh Faktor Suhu, Kelembapan, Dan Serangan Tikus.Bandung. STMIK LPKIA Bandung.

Triyastuti, Atik. 2005. Pengaruh Penambahan Enzym Dalam Ransum Terhadap Performan Itik Lokal Jantan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Wenny R. Poluan, Petrus R.R.I Montong*), Jantje F. Paath, Vonny R.W Rawung. 2017. Pertambahan Berat Badan, Jumlah Konsumsi Dan Efisiensi Penggunaan Pakan Babi Fase Grower Sampai Finisher Yang Diberi Gula Aren (Arenga Pinnata Merr) Dalam Air Minum. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Winoto, Hendro. 2017. Profil Bobot Organ Limfoid Dan Rasio Heterofil Limfosit Itik Peking Pada Ransum Kering Basah Yang Diberi Probiotik. Semarang: Universitas Diponegoro.

Zurmiati, Wizna, M. H. Abbas dan M. E. Mahata. 2017. Pengaruh Imbangan Energi dan Protein Ransum Terhadap Pertumbuhan Itik Pitalah Yang Diberi Probiotik Bacillus amyloliquefaciens. Padang: Universitas Andalas.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Copyright (c) 2020 Array