Pengaruh Umur terhadap Pola Pertumbuhan Kambing Boerka Jantan di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan

Supplementary Files

Article
Similarity

Keywords

Pola Pertumbuhan Kambing Boerka Jantan Umur Terna

How to Cite

Karlinda, A. N. ., Badriyah, N., & Dewi, R. K. (2022). Pengaruh Umur terhadap Pola Pertumbuhan Kambing Boerka Jantan di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan. International Journal of Animal Science, 5(01), 177-185. https://doi.org/10.30736/asj.v5i01.82

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh umur terhadap pola pertumbuhan kambing Boerka jantan di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan. Materi yang dipakai yakni kambing boerka jantan berjumlah 17 ekor (3 ekor kambing prasapih, 9 ekor lepas sapih, dan 5 ekor kambing dewasa). Variabel yang diamati meliputi berat badan, lingkar dada, tinggi pundak, serta panjang badan. Data yang didapat ditabulasi dan dianalisis secara kuantitatif dengan analisis regresi polynomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan kambing boerka jantan mengikuti kurva sigmoid (S) dengan persamaan regresi polinomial berganda berturut-turut, yaitu :  bobot badan y = 0,003x3 - 0,1226x2 + 2,748x + 2,1532;  lingkar dada y = -0,1095x² + 3,8853x + 39,898; tinggi pundak y = -0,0358x² + 2,1436x + 41,699; dan panjang badan y = -0,0431x2 + 2,1206x + 43,398. Dengan nilai koefisien determinasi berturut-turut : bobot badan 98,47%,  lingkar dada 89,25%, tinggi pundak 92,32%, dan panjang badan 59,88%. Pola pertumbuhan bobot badan serta ukuran tubuh lainnya pada kambing Boerka jantan di UPT. Agri Science Techopark UNISLA mengalami pertumbuhan yang terus meningkat mulai dari umur 0-18 bulan. Hal ini terjadi karena ternak belum mencapai usia tua. Apabila umur ternak semakin tinggi maka bobot badan maupun ukuran tubuh lainnya juga akan bertambah. Nilai koefisien determinasi paling tinggi pada bobot badan 98,47% dan terendah pada panjang badan 59,88%. Perihal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh umur terhadap pola pertumbuhan kambing Boerka jantan di UPT. Agri Science Techopark UNISLA.

https://doi.org/10.30736/asj.v5i01.82

References

Amirudin, O. :, Malewa, D., & Salmin, D. (2008). Karakteristik Domba Lokal Palu Berdasarkan Keragaman Morfometrik. J. Agroland, 15(1), 68–74.

Bukhori, I., Aka, R., & Saili, T. (2017). Pola pertumbuhan kambing kacang jantan di Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal JITRO, 4(3), 34–41.

Dhanda, J. S., Taylor, D. G., & Murray, P. J. (2003). Part 2. Carcass composition and fatty acid profiles of adipose tissue of male goats: effects of genotype and liveweight at slaughter. Small Ruminant Research, 50(1–2), 67–74.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. (2019). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2019.

Mahmilia, F, & Tarigan, A. (2007). Lokakarya Nasional Kambing Potong: Karakteristik Morfologidan Performans Kambing Kacang, Kambing Boer, dan Persilangannya. Loka Penelitian Kambing Potong. Sei Putih. Loka Penelitian Kambing Potong. Sei Putih. http://peternakan. litbang .

Malewa. (2009). Estimation of Donggala Sheep Body Weight Based on Their Chest Diameter and Body Length. J. Agroland, 16(1), 91–97.

Rahardian, A., Purbowati, E., & Dartosukarno, S. (2014). Hubungan Antara Ukuran-Ukuran Tubuh Dengan Bobot Badan Kambing Kacang Jantan Di Kabupaten Wonogiri.(Correlation Between Body Measurement And Body Weight Of Male Kacang Goat In Wonogiri). Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

Ratna, & Wardoyo. (2018). Keunggulan Relatif Persilangan Boer Dan Kacang. Journal of Chemical Information and Modelin, 53(9), 287.

Sampurna, I. P., & Suatha, I. K. (2010). Pertumbuhan alometri dimensi panjang dan lingkar tubuh sapi bali jantan. Jurnal Veteriner, 11(1), 46–51.

Semakula, J., Mutetikka, D., Kugonza, D. R., & Mpairwe, D. (2010). Variability in Body Morphometric Measurements and Their Application in Predicting Live Body Weight of Mubende and Small East African Goat Breeds in Uganda. Middle-East Journal of Scientific Research, 5(2), 98–105.

Septian, A. D., Arifin, M., & Rianto, E. (2015). Pola Pertumbuhan Kambing Kacang Jantan Di Kabupaten Grobogan. Animal Agriculture Journal, 4(1), 1–6.

Setiadi, Cameron, M. R., Luo, J., Sahlu, T., Hart, S. P., Coleman, S. W., & Goetsch, A. L. (2001). Growth and slaughter traits of Boer x Spanish , Boer x Angora , and Spanish goats consuming a concentrate-based diet The online version of this article , along with updated information and services , is located on the World Wide Web at : Growth and slaugh. 1423–1430.

Siregar, S. B. (1994). Ransum Ternak Ruminansia, Penebar Swadaya, Jakarta Sutardi, T., 1980. Landasan Ilmu Nutrisi. Departemen Ilmu Makanan Ternak, IPB, Bogor.

Sumediana, I., Wuwuh, S., & Sutiyono, B. (1999). Produktivitas Induk Domba Ekor Gemuk Dan Domba Ekor Tipis Berdasarkan Total Berat Lahir , Total Berat Saphi , Litter Size Dan Daya Hidup Anak. Seminar Nasional Peternakan Dan Veteriner, 1994, 207–213.

Victori, A., Purbowati, E., & M. Sri Lestari, C. (2016). Hubungan antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing Peranakan Etawah jantan di Kabupaten Klaten. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 26(1), 23–28. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2016.026.01.4

Wahyono, T. (2013). Penampilan Produksi Kambing Kacang Jantan yang Diberi Pakan Siap Saji (PSS) Berbasis Silase Tanaman Jagung. Skripsi. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2022 Array